Kabel Coaxial : Pengertian, Bagian, Kelebihan Serta Kekurangannya

 

Kabel Coaxial

Jokam-Informatika.com Tahukah sobat jenis kabel yang bernama Kabel Coaxial ini ? merupakan salah satu kabel jaringan yang multifungsi. Yakni dapat digunakan pada televisi maupun komputer, akan tetapi memerlukan alat khusus untuk menghubungkannya layaknya kabel utp menggunakan rj45.

Seperti apakah bagian kabel dan kelebihan dari kabel ini ?

Simak ulasan berikut ini untuk mengetahuinya,

 

Kabel Coaxial – Secara umum, kabel ini sering juga disebut sebagai BNC atau Bayonet Naur Connector atau juga disebut “Coax“. Sementara untuk bahasa Indonesianya sering disebut sebagai kabel sesumbu. Jadi, dengan kata lain kabel ini dapat diartikan sebagai suatu media untuk transmisi data dan menyalurkannya melalui sinyal listrik.

Kabel ini juga merupakan media yang mampu menghubungkan antara satu perangkat keras komputer dengan perangkat lainnya, karena ini memiliki kecepatan yang lumayan baik sebagai transmisi data. Selain itu, kabel ini juga memiliki fungsi lainnya, yakni membagi sinyal broadband atau sebuah sinyal dengan frekuensi tinggi.

 

Bagian Kabel Coaxial

  1. Terdapat kabel tembaga yang berada di tengah, dimana kabel tersebut berfungsi sebagai media pengantar aliran listrik.
  2. Lapisan plastik, lapisan ini berfungsi sebagai pemisah antara kabel tembaga dan lapisan metal yang membalutnya .
  3. Lapisan metal, lapisan ini berfungsi sebagai pelindung untuk bagian inti dari kabel, dan juga berfungsi sebagai  pelindung dari pengaruh gelombang elektromagnetik dari luar.
  4. Lapisan plastik terluar, pada bagian ini adalah bagian yang melindungi keseluruhan komponen kabel yang berada di dalam, dan juga bagian yang langsung berhubungan dengan tangan manusia.

 

Kelebihan

Berikut ini adalah kelebihan dari kabel coaxial antara lain adalah :

  • Bila dibandingkan dengan penggunaan kabel fiber optik, kabel ini memiliki kisaran harga yang lebih murah.
  • Jangkauan serta kecepatan transmisi yang dimilikinya lebih tinggi, meskipun masih memiliki beberapa batasan-batasan jangkauan tertentu.
  • Meskipun proses pemasangannya cukup kompleks, akan tetapi kabel ini peka terhadap isyarat.
  • Teknologi yang dimiliki dan diterapkan pada jaringan kabel ini masih terbilang sangat umum dan mudah dipahami.

 

Kelemahan

Berikut ini adalah kelemahan dari kabel coaxial antara lain adalah :

  • Proses instalasi yang cukup kompleks dan rumit, karena untuk pemasangannya tersebut diperlukan ketelitian untuk menyesuaikan ukuran dari kabel tersebut.
  • Lebih mahal dalam urusan biaya pemeliharaan dan perawatan.
  • Memiliki sifat yang rentan terhadap temperatur atau suhu di dalam kabel.
  • Jangkauan sinyal yang terbatas, dan memerlukan bantuan repeater untuk menambah sinyal jarak jauh.

 

Baca juga lainnya :

 

 

Mungkin itu yang dapat saya sampaikan didalam artikel saya yang berjudulkan Kabel Coaxial : Pengertian, Bagian, Kelebihan Serta Kekurangannya.
Semoga apa yang sudah saya sampaikan dapat bermanfaat bagi anda maupun orang lain yang ingin mengetahui tentang Kabel Coaxial.
Sekian dan terimakasih.

 

Kata kunci terkait :

  • kabel coaxial adalah

PERLU DIKETAHUI


Iklan yang tampil pada halaman situs ini sepenuhnya sudah diatur oleh Pihak Google, kami hanya menyediakan tempat kosong khusus untuk iklan dari Google. Maka, apabila ada iklan yang dirasa kurang baik bagi anda sehingga tidak seharusnya ditampilkan, harap segera menginformasikan hal tersebut kepada kami dengan melalui Formulir Kontak yang ada di bagian bawah sendiri pada situs ini.

Kemudian, kami akan segera menyampaikan pada pihak Google terkait masalah tersebut.
Laporan dapat anda sertakan lampiran :
  • Nama Iklan
  • Alamat Screenshoot(Gambar) Iklan


About the Author:

CEO & Founder JOKAM INFORMATIKA [OFFICIAL]

2 Comments

  1. zaid 21/11/2019 at 8:48 AM - Reply

    Kan untuk menambah jangkauannya perlu bantuan repeater, gimana caranya?

    • Muhammad Kanzhul Umal 21/11/2019 at 9:04 AM - Reply

      Halo Zaid,

      • Pertama, kamu harus memiliki repeater.
      • Kemudian, kamu hubungkan ke AP yang memiliki SSID misal “WiFi“.
      • Setelah terhubung, maka secara otomatis repeater akan memancarkan sinyal berupa (SSID, Password dan Informasi lainnya) yang sama seperti AP utama yang terhubung pada Repeater untuk diteruskan ke AP lain.

      Fitur Repeater dapat ditemukan pada perangkat Access Point TP-LINK yang banyak dijual di pasaran.

      Terimakasih sudah berkunjung. 🙂
      Semoga membantu.

Leave A Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.